Skip to main content

Sopir Angkota Kupang Kembali Mogok

KUPANG -- Para sopir dan kondektur angkutan kota (angkota) di Kota Kupang kembali melakukan aksi mogok, Rabu (26/6/2013).
Para sopir menuntut pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Kupang kembali mengkaji tarif angkota terutama bagi pelajar.
Karena, Peraturan Gubernur Nomor 08 Tahun 2013 tentang tarif bagi pelajar dan mahasiswa dengan batas atas Rp 1.500 sangat memberatkan para sopir. Mereka menuntut dinaikan menjadi Rp 2000.
Pasalnya, jika tarif hanya dengan Rp 1500, tidak sebanding dengan harga BBM. "Kasihan kami ini, taputar seharian penuh melayani kebutuhan transportasi masyarakat di Kota Kupang, tetapi uang yang diterima hanya untuk isi minyak saja. Kami mohon perhatian pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini Wali Kota Kupang harus mengkaji ulang bersama dinas teknis.
Apalagi cari uang Rp 500 saat ini susah," kata Ruben, seorang sopir Angkota trayek Penfui, yang ditemui Pos Kupang di Jalan Adi Sucipto depan Kampus Undana Kupang.
Ia mengatakan, beberapa hari kondekturnya harus berurusan dengan warga Kota Kupang, bertengkar bahkan sampai ditempleng karena menagih tarif.
Seperti disaksikan Pos Kupang, angkutan untuk trayek Penfui dan Oesapa semua berjejer di Jalan Adisucipto mulai dari Kampus Undana ke STIM Kupang.
Para sopir ini mengaku akan terus melakukan aksi mogok, sampai pemerintah mau mendengarkan aspirasi mereka. Aksi mogok ini dikawal oleh aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota.
Setelah sekitar dua jam parkir di Jalan Adisucipto, mereka akhirnya bergeser menuju ke Jalan Timor Raya, depan Teluk Kupang untuk bergabung dengan para sopir angkot lainnya dari berbagai jurusan di Kota Kupang. Para petugas dari Dinas Perhubungan Kota Kupang terlihat bersiaga di lokasi tersebut.
Sementara, jalan-jalan terlihat agak longgar karena tidak ada angkot yang melakukan trayek, hanya kendaraan pribadi, dum truk, pick up dan kendaraan roda dua yang berlalu lalang.
Sementara, para penumpang seperti masyarakat umum dan mahasiswa terpaksa berdiri saja di pinggi jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Jefri Pelt, secara terpisah yang dihubungi Pos Kupang, mengatakan, aksi mogok tersebut hanya dilakukan oleh beberapa angkota di beberapa jalur saja, yakni Jalur Penfui, Oesapa dan lampu 10.
Ia mengatakan, pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Perhubungan tidak akan merubah lagi peraturan Wali Kota yang sudah ada dengan penetapan tarif Rp 1500 untuk pelajar mahasiswa dan umum Rp 2.500.*
Menurutnya, sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Kementrian Perhubungan RI, kenaikan hanya 20 persen saja, sedangkan Kota Kupang sudah melampaui batas maksimum yaitu 37,5 persen.*

Penulis: apolonia_m_dhiu
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang

Comments

Popular posts from this blog

Nomor Telpon Penting Di Kupang

Nomor Telpon Penting Informasi Layanan Umum   PT SKTM Tour & Traver                              (0380) 833990     Posko Tagana                                                (0380) 8030159     Pemadam Kebakaran                                    113     Polisi                                                             110                   Ambulans                                                      118     Kantor SAR Kupang                                     881111     Penerangan Lokal                                         108     Penerangan Inter Lokal                                 106     RSU Kupang (W. Z. Yohanes)                     (0380) 821356     Markas PMI NTT                                         (0380) 821705, 828360     Pengaduan Gangguan PDAM                        (0380) 821015     Info Rekening PLN                                      (0380) 822020     Pelayanan Gangguan PLN                            (0380) 821464, 123     Informasi

Topi Khas Rote: TI’I LANGGA

TI’I LANGGA, SOMBRERONYA ORANG ROTE ( keunikan dan filosofinya ) Sombrero, identik dengan Meksiko dan dunia mengakuinya. Topi kebanggaan Negara yang penduduknya masih memiliki darah Indian ini sangat terkenal dan hampir dijumpai diberbagai even yang diikuti warga negaranya. Saat ini, mata dunia mulai tertuju ke Pulau Rote karena keindahan eksotik alamnya. Pulau paling selatan Indonesia ini memiliki banyak ciri khas budaya dan keindahan alamnya, mulai dari Sasando, Ombak Pantai Bo’a Nembrala yang sudah ‘mendunia’ bagi peselancar, aneka tarian tradisional, kain dan busana tradisional, aneka kerajinan tangan, pulau-pulau kecil yang eksotik, peninggalan-peninggalan sejarah yang sayang untuk dilewatkan dan masih banyak yang akan kita jumpai di  Nusa fua funi  itu. Nusa Lote Nusa Malole (Pulau Rote, pulau yang baik-red)  sering diplesetkan sebagai ROhnya TEknologi. Orang Rote memang sangat terkenal dan memiliki kemampuan menciptakan berbagai macam teknologi. Senjata api misalnya,

Ragam Budaya Daerah: Tarian khas Rote

Tarian Te’orenda Tarian Te’orenda adalah tarian yang merupakan tari hiburan ketika para petani melepas lelah di senja hari setelah bekerja di sawah, ladang, atau pula digunakan untuk memberikan hiburan bagi pembesar yang berkunjung ke daerah Rote Ndao sebagai wujud mereka menerima tamu dengan senang hati.  Tari Kaka Musuh Tari Kaka Musuh/tari perang merupakan tari tradisional daerah Rote. Tarian ini menggambarkan kesiapan prajurit dalam menghadapi musuh. Selain itu, Kaka Musuh juga dipakai sebagai tari pengiring pasukan ke medan perang. Manfaat sekarang biasa dipakai untuk menyambut pembesar yang berkunjung ke daerah Rote, dan juga dipakai pada acara-acara adat lainnya seperti upacara kematian, pesta perkawinan, serta rumah baru dan acara-acara adat lainnya. Tarian Kaka Musuh sangat populer di Rote Ndao, diciptakan oleh seorang panglima tradisional dari Kerajaan Thie bernama Nalle Sanggu + pada abad 17 yang silam oleh karena di masa itu Kerajaan Thie menghadapi perang dari beber